Liga Inggris - wakil Ketua klub West Ham United Karren Brady mengungkapkan banyak orangtua kaya yang memaksakan kehendak untuk memasukkan anaknya untuk bermain di klub Inggris.
Mereka inilah yang kemudian menjadi korban penipuan agen palsu. Bahkan orangtua itu, kebanyakan dari luar negeri, berani membayar 100.000 pound agar anaknya bisa berlatih di klub tersebut.
Seperti dilansir Evening Standard, Brady mengaku dihubungi oleh seorang agen yang bersedia membayar 100.000 pound atau hampir Rp 2 miliar agar kliennya bisa berlatih di klub London Timur itu.
Brady enggan mengungkap nama agen itu, namun menurutnya hal itu bukan kali pertama terjadi. "Saya beberapa kali menerima tawaran seperti itu, dan saya yakin eksekutif dari klub-klub lain juga menerima tawaran serupa," katanya.
"Kehidupan glamour dan menjadi terkenal pemain-pemain top menjadi daya tarik tersendiri sehingga orangtua melakukan hal itu. Ini menjadi peluang bagi agen nakal untuk melakukan penipuan dengan menjanjikan bisa melakukan uji coba di klub besar dengan sejumlah uang tertentu," imbuhnya.
Belum lama ini banyak laporan bahwa pemain muda dari Afrika, Australia, dan Spanyol menjadi korban seseorang yang mengaku agen, atau pun pencari bakat, bahkan staf klub, Mereka dijanjikan diberi kesempatan untuk melakukan trial di sebuah klub ternama.
Bahkan agen atau pencari bakat palsu itu berani menjanjikan kontrak dan latihan khusus bersama tim besar seperti Chelsea, Liverpool, dan Manchester City.
Baca di Koran Super Ball, Senin (3/3/2014)Original Post by: http://www.tribunnews.com/superball/2014/03/03/banyak-orangtua-tertipu-agen-palsu-di-liga-inggris